Tampilkan postingan dengan label PEREKONOMIAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PEREKONOMIAN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Februari 2019

Berkebun Dengan Sistem Hidroponik (Angan-angan yang Belum Terwujudkan)

Saat ini menaman sayur dengan sistem hidroponik sudah menjadi trend di kalangan masyarakat baik itu di pedesaan ataupun di perkotaan. Di tambah lagi dengan cerita-cerita kesuksesan dari beberapa pelaku hidroponik yang mampu mendapatkan penghasilan yang lumayan besar membuat komunitas-komunitas hidroponik tumbuh subur.

Apa Itu Hidroponik?
Hidroponik berasal dari kata Hydro yang berarti air dan Ponos yang berarti kerja. Jadi hidroponik mempunyai arti bercocok tanam dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi dengan media air (tanpa tanah). Lebih lanjut Hidroponik bisa diartikan  budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas. Jadi dengan menanam tanaman dengan sistem hidroponik kita tidak memerlukan tanah yang luas, masyarakat yang tinggal diperkotaan bisa memanfaatkan lahan sempit atau bahkan bisa di atas dek rumah yang kosong. 

Sabtu, 08 Juli 2017

Kerajinan Pot Bunga Dari Botol Bekas

Banyak bahan-bahan bekas yang ada di sekitar lingkungan kita, kadang kita sendiri membuangnya secara percuma bahkan tidak hanya itu ada yang membuangnya di sembarang tempat. Kalau ini terjadi berarti kita telah melakukan 2 kegiatan yang negatif secara langsung yaitu membuang sembarangan dan tidak memanfaatkan barang yang mestinya bisa di manfaatkan. Barang bekas seperti botol plastik bekas minuman sangatlah bisa kita manfaatkan, paling sederhana adalah menyimpannya kemudian memberikan kepada pemulung atau orang yang membutuhkan. Ini merupakan salah satu perbuatan yang sangat bermanfaat bagi lingkungan agar tidak kotor serta membantu orang lain. 
Selain itu sebenarnya kita bisa memanfaatkan bekas botol minuman seperti bekas minuman air mineral untuk pot atau vas bunga yang cantik dan menarik. dengan sedikit kreatifitas dan ketekunan kita akan bisa membuat vas atau pot bunga dari bahan bekas tanpa banyak mengeluar dana. kegiatan ini juga akan mengurangi sampah dari bahan plastik yang sulit untuk hancur sendiri. berikut contoh vas/pot bunga dari botol bekas air mineral.
Pot/vas bungan berkarakter dari botol bekas

Vas/pot bunga dari botol bekas yang sudah dipasang

Contoh Pot bunga dari bahan botol bekas

Jumat, 05 Juni 2015

Tika Melati: Produksinya dipakai Sampai ke Luar Jawa


Pesta pernikahan bagi banyak orang merupakan acara yang diharapkan sangat berkesan karena pernikahan merupakan acara sakral yang diharapkan terjadi satu kali, untuk itu serangkaian acara didesain atau dirancang sedemikian rupa agar benar-benar memberikan kesan yang istimewa. Persiapan-persiapan dilaksanakan dengan penuh perhitungan bahkan ada yang memanfaatkan biro jasa yang sudah berpengalaman bergerak dalam bidang pesta pernikahan.
Salah satu bagian yang sangat menentukan baik tidaknya saat pesta pernikahan adalah bunga melati yang dipakai oleh mempelai wanita. kwalitas dan model roncean melati ini menjadi perhatian bagi undangan yang hadir karena biasanya pengantin wanita menjadi perhatian pertama bagi undangan yang hadir.

Jumat, 15 Mei 2015

Gelis Gedhe Florist Specialist

Sawahan Kompak. Gelis Gedhe Florist Specialist merupakan salah satu usaha mandiri yang ada di RT. 17/RW.05 Gang Sawahan Kelurahan Sumbang Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro. Usahan ini bergerak dalam bidang jual beli berbagai macam tanaman hias. Selain itu Gelis Gedhe Florist Specialist juga melayani pembuatan taman. Kumaidi sebagai pemilik usaha ini selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumennya:

Berikut macam-macam layanan yang diberikan oleh Gelis Gedhe Florist Specialist:

Selasa, 14 April 2015

Mancing Bersama di Kolam Gang Sawahan - Sumbang - Bojonegoro

Warga Gang Sawahan Kelurahan Sumbang Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro melaui Seksi Wirausaha dan perekonomian mengadakan acara Mancing Bersama pada Hari Minggu Tanggal 3 Mei 2015 mulai pukul 08.00-15.00 WIB. Tempat pemancingan adalah kolam pancing Gang Sawahan tepatnya di Jl. P. Polim Gg. Sawahan RT. 16 Kelurahan Sumbang Bojonegoro. 

Kontribusi Rp. 50.000,- Bonus Makan Siang Gratis


Sabtu, 22 November 2014

Tika Melati Ikuti Pameran Produk Unggulan Kelurahan Sumbang

Kunjungan ketua PKK Kabupaten Bojonegoro yang dilaksanakan di Kelurahan Sumbang Kecamatan Bojonegoro, Rabu 12 November 2014  selain melakukan pengarahan pada anggota PKK Kelurahan Sumbang juga mengunjungi stand produk unggulan kelurahan Sumbang. Salah satu produk unggulan yang ditampilkan adalah produk roncean melati dari usaha kecil menengah (UKM) Tika Melati.

Tika Melati merupakan usaha yang ada di lingkungan GangSawahan kelurahan Sumbang Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro. Tika Melati memproduksi roncean melati untuk keperluan rias pengantin, dekorasi, pita peresmian, kalung penyambutan tamu dan lain-lain. Hasil dari produksi Tika Melati dipasarkan ke perias-perias yang ada di kabupaten Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban.

Tika melati juga mampu menciptakan lapangan kerja bagi warga di sekitarnya. Ada sekitar 25 orang yang ikut meronce melati di usaha yang dipimpin oleh Sri Sukartini (Mbak Tika). Dengan adanya masyarakat yang ikut bekerja di Tika Melati secara langsung ikut mensukseskan program pemerintah dalam usaha untuk mensejahterakan masyarakat. Banyak warga yang memperoleh penghasilan tambahan untuk membantu menopang kebutuhan sehari-hari keluarga.


Dalam kunjungannya, Ibu Mahfudloh Suyoto selaku ketua PKK kabupaten Bojonegoro merasa bangga karena pelatihan meronce bunga melati yang pernah dilaksanakan di pendopo Kabupaten Bojonegoro ternyata benar-benar mampu dikembangkan oleh masyarakat. Diharapkan usaha meronce melati yang di lakukan oleh Tika Melati dapat bertambah berkembang.

Selasa, 27 Agustus 2013

TIKA MELATI, MENAMBAH PENGHASILAN IBU RUMAH TANGGA DI LINGKUNGAN GANG SAWAHAN

Mencari sosok perempuan yang mampu membuat usaha secara mandiri saat ini cukup sulit. Mayoritas perempuan-perempuan saat ini hanya menjadi pegawai perusahaan dan penjaga toko-toko yang menjamur di tengah-tengah kota. Kemampuan untuk membangun usaha yang mampu dijadikan sebagai penampung tenaga kerja yang ada butuh kemampuan, keuletan, jiwa wiraswasta, dan mau mengambil resiko.


Pemerintah sangat menggalakkan usaha kecil menengah (UKM). Kucuran dana atau pinjaman lunak dari pemerintah atau bank-bank sangat digalakkan saat ini guna meningkatkan usaha-usaha kecil menengah di lingkungan masyarakat perkotaan maupun pedesaan. Kelurahan Sumbang yang ada di Kecamatan Kota Bojonegoro tidak mau ketinggalan untuk menggalakkan usaha-usaha kecil menengah. Salah satu contoh adalah usaha-usaha kecil yang ada di lingkungan gang Sawahan. Ada beberapa usaha yang tumbuh di lingkungan gang sawahan sebagai bukti kemandirian sebagian masyarakat. Sebagai contoh, percetakan/sablon, konfeksi, jual makanan, rias pengantin, ataupun ronce melati.
Saat ini usaha kecil menengah yang ada dilingkungan gang sawahan yang paling banyak menyerap tenaga kerja adalah usaha ronce melati. TIKA MELATI merupakan salah satu usaha kecil menengah yang ada di gang Sawahan kelurahan Sumbang yang mampu menyerap tenaga kerja khususnya kaum perempuan kurang lebih sebanyak 20 orang. Usaha seperti inilah yang diharapkan oleh pemerintah untuk selalu terus berkembang agar bisa membantu perekonomian masyarakat di sekitarnya.
Sri Sukartini (Mbak Tika) sebagai pemilik usaha ronce melati "TIKA MELATI" sudah bertahun-tahun bergelut dibidang ini semenjak masih berstatus single alias belum bersuami sampai sudah beranak 3. Semakin lama makin banyak para perempuan yang bergabung untuk ikut meronce melati karena pekerjaan ini benar-benar mampu membantu perekonomian keluarga untuk tetap menghidupkan dapur keluarga mereka.
Tika Melati mulanya  melayani pesanan bunga melati untuk pengantin yang ada di dalam kecamatan kota bojonegoro, namun seiring dengan berjalannya tahun hampir perias-perias di seluruh daerah bojonegoro dari ujung timur (Baureno), sampai dengan kecamatan Padangan dan Ngraho. Bahkan saat ini sudah berkembang melayani perias-perias yang ada di kabupaten Lamongan dan Tuban.
Untuk bahan baku yaitu bunga melati dulu awalnya dibeli dari Surabaya yang bersumber dari petani Madura, namun saat ini bahan baku harus didatangkan dari Pekalongan karena dari Surabaya tidak bisa mencukupi kebutuhan. Harga bahan baku-pun bervariasi tergantung permintaan pasar, kadang didapatkan dengan harga Rp. 40.000,- sampai dengan Rp. 250.000,-. Harga jual bunga yang telah dironce juga bervariasi tergantung harga bahan baku.
Dari usaha ronce tersebut Tika Melati tidak hanya mampu menyerap tenaga kerja perempuan, tapi juga tenaga kerja laki-laki sebagai tenaga pengirim bungan melati. Usaha ini merupakan salah satu usaha kebanggan lingkungan gang Sawahan dan kelurahan Sumbang Bojonegoro.

Profil Tika Melati:
Pimpinan : Sri Sukartini (Tika)
Tempat, tanggal Lahir : Bojonegoro, 17 Agustus 1974
Pendidikan : SMA
Suami : Zainul Abidin
Anak : (1) Khoirur Rizqi Haq  (2) Dhani Irsyadul Haq  (3) Haidar Abqory Haq
Alamat: Jl. P. Polim Gg. Sawahan 50A Bojonegoro
Tlp: 0353-892088 / 0811335175